Saat Tiba Waktu Ajukan Visa Ke Amerika Serikat

/ 5:57:00 pm
Saat Tiba Waktu Ajukan Visa Ke Amerika Serikat


Setelah beberapa tahun lalu saya ikut sibuk mengurus visa mantan pacar untuk bertugas ke Negeri Paman Sam, saya kira saya tidak akan berkesempatan untuk menjajal hal itu untuk diri saya sendiri. Jujur saja, negara adidaya yang satu ini memang belum ada di dalam list perjalanan wisata saya, selain terkait dengan kondisi financial, saya pribadi masih sangat menikmati berkelana di sekitara Asia saja. Mencoba menyambangi Eropa pun belum begitu mengugah benak saya. Beruntung (karena pekerjaan) beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan untuk menjalani proses pengajuan visa ke negara asal pahlawan favorit saya alias Captain America.

Jenis visa ke Amerika dibagi menjadi dua, yaitu visa imigran dan non-imigran. Saya mengajukan visa non-imigran. Proses pengajuan visa non imigran ke Amerika dimulai dengan mengisi formulir DS-160 yang bisa diakses melalui link ini. Semua informasi yang harus dilakukan, bagaimana cara mengisinya, apa saja yang harus diunggah semua ada lengkap di halaman tersebut. Tinggal perlu ketelatenan untuk membaca saja sebenarnya.

Kenapa saya minta untuk membaca dengan baik dan benar, karena kali ini saya bukan mau bercerita tentang hal-hal umum yang sebenarnya bisa didapatkan informasinya secara lengkap di situs kedutaan terkait, tapi lebih kepada hal-hal yang tidak tertulis yang terjadi selama proses pengajuan visa tersebut.

On Time Please
Setelah mengisi formulir DS-160, mendapatkan konfirmasi bahwa formulir DS-160 Anda sudah diterima, membayar biaya pembuatan visa (yang tidak dapat dikembalikan jika visa Anda ditolak), mengaktifkan akun, menunggu jadwal wawancara, lalu akhirnya mendapatkan konfirmasi jadwal untuk wawancara. Maka selain dokumen terkait yang dipersiapkan untuk dibawa saat proses wawancara Anda juga harus bersiap untuk tepat waktu. Yup, ON TIME. Jam karet ala kebanyakan orang Indonesia ditinggal dulu ya.

Jadwal wawancara itu terbagi menjadi 2 group, yaitu group A & B. Group A itu yang harus datang pagi, sesudah jam 06.30 hingga pukul 08.30, lewat dari jam tersebut maka Anda harus merencanakan ulang waktu wawancara visa Anda. Sementara group B akan diminta datang sesudah jam 08.30 hingga maksimal pukul 10.30, lewat dari itu Anda harus merencanakan ulang waktu wawancaranya.

Konon banyak para pengaju visa antri dari pukul 5 pagi, tapi pihak kedutaan sendiri melarang itu, datanglah sesuai dengan waktu yang diminta. Sebelum masuk ke dalam gedung akan ada petugas keamanan di halaman yang mengecek apakah nama Anda benar terdaftar. Jadi jangan lupa surat konfirmasi wawancara untuk di cetak, digital tidak berlaku di sini.

Masuk ke dalam gedung ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi, yaitu bahwa di dalam tas Anda tidak boleh ada laptop, iPad, tablet, pengisi daya laptop ataupun handphone, kabel data, external hard disk, dan juga flash disk. Semua benda-benda tersebut di atas bisa dititipkan di bagian keamanan kecuali Laptop dan Ipad/ Tablet. Pihak keamanan kedutaan akan meminta Anda menitipkan barang tersebut di tempat penitipan yang katanya ada di Stasiun Gambir, atau dijaga oleh seseorang di bagian luar gedung alias nunggu di luar. Saya terjebak dengan kondisi tidak ada yang bisa dititipi dan Gambir walaupun dekat namun terasa jauh karean waktu yang cukup mepet. Pilihan saya, order Go Send, lalu mengirimkan ke kantor dan teman saya sudah menunggu manis di kantor untuk menerima tas saya. Saran terbaik, sebaiknya tidak usah membawa laptop, iPad/ Tablet saat wawancara.

Coba Diminum Dulu Mbak!
Masuk ke bagian keamanan, jika Anda membawa makanan atau minuman makan Anda akan diminta mencicipi makanan atau minuman itu, mungkin takut beracun atau ternyata bukan minuman yang ada di dalam botol minuman yang Anda bawa, well this what we called prevention.

Kenakan baju yang nyaman dan menyerap keringat, karena proses pemeriksaan dokumen dan pengambilan sidik jari dilakukan di ruangan semi terbuka, dengan kondisi negara tropis ini gerah adalah satu hal yang pasti.

Di bagian pemeriksaan dokumen, foto di formulir DS-160 Anda harus sama dengan foto yang Anda cetak, jadi jangan sampai salah cetak foto orang ya. Setelah pemeriksaan dokumen, proses dilanjutkan dengan recall ulang data sidik jari lalu proses wawancara.

Wawancara Visa Rasa Calon Mertua
Setelah recall ulang data sidik jari, tibalah di proses paling menentukan, wawancara. Jangan kaget kalau pertanyaan yang diajukan bukan hanya sekadar mau ngapain ke Amerika, tapi juga beberapa pertanyaan posesif macam udah kerja berapa lama, punya anak atau tidak, gajinya berapa, bahkan pertanyaan punya pacar apa gak di Amerika. Jadi jangan kaget ya.

Keputusan visa dipenuhi atau tidak langsung diberikan setelah wawancara, saat itu juga. Well, granted or not itu hak kedutaan, dan gak bisa diganggu gugat. Bersamaan saat saya diwawancara ada yang apply visa untuk menonton konser U2 di sana. Menurut penuturannya, dia sudah membeli tiket konser dan juga tiket pesawat tapi tetap saja ditolak. Saat ditanya kenapa ditolak hanya dijawab "silahkan pulang", jadi beneran gak boleh baper kalau ditolak, banyak-banyak berdoa aja.

Beberapa teman menyarankan untuk sedikit dress up saat wawancara aplikasi visa, dan rasanya saran ini tidak rugi untuk diikuti. Ya kasarnya, jika penampilan Anda saja kurang menyakinkan bagaimana mungkin mereka mau memberikan izin Anda masuk ke negaranya. 

Baca Juga:


 
Saat Tiba Waktu Ajukan Visa Ke Amerika Serikat


Setelah beberapa tahun lalu saya ikut sibuk mengurus visa mantan pacar untuk bertugas ke Negeri Paman Sam, saya kira saya tidak akan berkesempatan untuk menjajal hal itu untuk diri saya sendiri. Jujur saja, negara adidaya yang satu ini memang belum ada di dalam list perjalanan wisata saya, selain terkait dengan kondisi financial, saya pribadi masih sangat menikmati berkelana di sekitara Asia saja. Mencoba menyambangi Eropa pun belum begitu mengugah benak saya. Beruntung (karena pekerjaan) beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan untuk menjalani proses pengajuan visa ke negara asal pahlawan favorit saya alias Captain America.

Jenis visa ke Amerika dibagi menjadi dua, yaitu visa imigran dan non-imigran. Saya mengajukan visa non-imigran. Proses pengajuan visa non imigran ke Amerika dimulai dengan mengisi formulir DS-160 yang bisa diakses melalui link ini. Semua informasi yang harus dilakukan, bagaimana cara mengisinya, apa saja yang harus diunggah semua ada lengkap di halaman tersebut. Tinggal perlu ketelatenan untuk membaca saja sebenarnya.

Kenapa saya minta untuk membaca dengan baik dan benar, karena kali ini saya bukan mau bercerita tentang hal-hal umum yang sebenarnya bisa didapatkan informasinya secara lengkap di situs kedutaan terkait, tapi lebih kepada hal-hal yang tidak tertulis yang terjadi selama proses pengajuan visa tersebut.

On Time Please
Setelah mengisi formulir DS-160, mendapatkan konfirmasi bahwa formulir DS-160 Anda sudah diterima, membayar biaya pembuatan visa (yang tidak dapat dikembalikan jika visa Anda ditolak), mengaktifkan akun, menunggu jadwal wawancara, lalu akhirnya mendapatkan konfirmasi jadwal untuk wawancara. Maka selain dokumen terkait yang dipersiapkan untuk dibawa saat proses wawancara Anda juga harus bersiap untuk tepat waktu. Yup, ON TIME. Jam karet ala kebanyakan orang Indonesia ditinggal dulu ya.

Jadwal wawancara itu terbagi menjadi 2 group, yaitu group A & B. Group A itu yang harus datang pagi, sesudah jam 06.30 hingga pukul 08.30, lewat dari jam tersebut maka Anda harus merencanakan ulang waktu wawancara visa Anda. Sementara group B akan diminta datang sesudah jam 08.30 hingga maksimal pukul 10.30, lewat dari itu Anda harus merencanakan ulang waktu wawancaranya.

Konon banyak para pengaju visa antri dari pukul 5 pagi, tapi pihak kedutaan sendiri melarang itu, datanglah sesuai dengan waktu yang diminta. Sebelum masuk ke dalam gedung akan ada petugas keamanan di halaman yang mengecek apakah nama Anda benar terdaftar. Jadi jangan lupa surat konfirmasi wawancara untuk di cetak, digital tidak berlaku di sini.

Masuk ke dalam gedung ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi, yaitu bahwa di dalam tas Anda tidak boleh ada laptop, iPad, tablet, pengisi daya laptop ataupun handphone, kabel data, external hard disk, dan juga flash disk. Semua benda-benda tersebut di atas bisa dititipkan di bagian keamanan kecuali Laptop dan Ipad/ Tablet. Pihak keamanan kedutaan akan meminta Anda menitipkan barang tersebut di tempat penitipan yang katanya ada di Stasiun Gambir, atau dijaga oleh seseorang di bagian luar gedung alias nunggu di luar. Saya terjebak dengan kondisi tidak ada yang bisa dititipi dan Gambir walaupun dekat namun terasa jauh karean waktu yang cukup mepet. Pilihan saya, order Go Send, lalu mengirimkan ke kantor dan teman saya sudah menunggu manis di kantor untuk menerima tas saya. Saran terbaik, sebaiknya tidak usah membawa laptop, iPad/ Tablet saat wawancara.

Coba Diminum Dulu Mbak!
Masuk ke bagian keamanan, jika Anda membawa makanan atau minuman makan Anda akan diminta mencicipi makanan atau minuman itu, mungkin takut beracun atau ternyata bukan minuman yang ada di dalam botol minuman yang Anda bawa, well this what we called prevention.

Kenakan baju yang nyaman dan menyerap keringat, karena proses pemeriksaan dokumen dan pengambilan sidik jari dilakukan di ruangan semi terbuka, dengan kondisi negara tropis ini gerah adalah satu hal yang pasti.

Di bagian pemeriksaan dokumen, foto di formulir DS-160 Anda harus sama dengan foto yang Anda cetak, jadi jangan sampai salah cetak foto orang ya. Setelah pemeriksaan dokumen, proses dilanjutkan dengan recall ulang data sidik jari lalu proses wawancara.

Wawancara Visa Rasa Calon Mertua
Setelah recall ulang data sidik jari, tibalah di proses paling menentukan, wawancara. Jangan kaget kalau pertanyaan yang diajukan bukan hanya sekadar mau ngapain ke Amerika, tapi juga beberapa pertanyaan posesif macam udah kerja berapa lama, punya anak atau tidak, gajinya berapa, bahkan pertanyaan punya pacar apa gak di Amerika. Jadi jangan kaget ya.

Keputusan visa dipenuhi atau tidak langsung diberikan setelah wawancara, saat itu juga. Well, granted or not itu hak kedutaan, dan gak bisa diganggu gugat. Bersamaan saat saya diwawancara ada yang apply visa untuk menonton konser U2 di sana. Menurut penuturannya, dia sudah membeli tiket konser dan juga tiket pesawat tapi tetap saja ditolak. Saat ditanya kenapa ditolak hanya dijawab "silahkan pulang", jadi beneran gak boleh baper kalau ditolak, banyak-banyak berdoa aja.

Beberapa teman menyarankan untuk sedikit dress up saat wawancara aplikasi visa, dan rasanya saran ini tidak rugi untuk diikuti. Ya kasarnya, jika penampilan Anda saja kurang menyakinkan bagaimana mungkin mereka mau memberikan izin Anda masuk ke negaranya. 

Baca Juga:


 
Continue Reading

Siapa tidak suka es krim? Hidangan penutup dengan tekstur es yang lembut dengan berbagai rasa ini merupakan panganan favorit bagi banyak orang. Tidak padang usia dan juga jenis kelamin, es krim kerap menjadi santapan akhir yang dicari. Makanan beku yang konon sudah ditemukan sejak abad ke 2 Sebelum Masehi ini juga memiliki karakteristik yang berbeda-beda di setiap negara dan salah satu negara yang mahsyur dengan es krimnya adalah Italia.

Di Italia, Es Krim lebih dikenal dengan nama Gelato, walaupun Gelato dan Es Krim juga memiliki kandungan yang berbeda. Gelato sendiri mulai di kenal sekitar abad ke 16 saat satu keluarga di Florence, Italia mengadakan kompetisi untuk membuat hidangan penutup paling enak. Adalah seorang peternak ayam yang memiliki hobi memasak bernama Ruggeri yang memenangkan kompetisi tersebut dengan membuat Gelato. Diboyong ke Perancis, hidangan penutup buatan Ruggeri pun mulai dikenal masyarakat luas. Gelato pun kini menjadi salah satu makanan penutup paling terkenal di muka bumi.

That Another Form of Happiness
Have you ever heard wise people who said that, money cant buy happiness, but you can buy Gelato, another form of happiness. Ya, tidak sedikit orang yang meyakini bahwa Gelato adalah salah satu bentuk kebahagiaan yang bisa mengubah suasana hati seketika, sayangnya dibanding dengan es krim biasa, Gelato biasanya memiliki harga yang terbilang cukup selangit. Mungkin karena label impor yang disandangnya.

Namun anggapan Gelato itu mahal, seketika akan sirna saat tiba di kedai cantik dengan dekorasi utama berwarna hijau toska yang terletak di sekitaran Gondangdia, Jakarta Pusat. Gerai Gelato dengan nama Nora Gelato ini terlihat cukup mencolok, posisinya berada tepat di seberang pintu masuk utama Masjid Cut Nyak Dien yang juga berada tidak jauh dari Stasiun Kereta Api Gondangdia.

Nora Gelato menawarkan Gelato home made berbagai macam rasa yang berbeda setiap harinya, Earl Grey Lavender dan Silver Queen Chocolate adalah beberapa rasa andalan mereka. Nora Gelato tidak menggunakan gula dalam Gelatonya, untuk beberapa varian seperti Avocado Sorbet dan Jasmine Green Tea rasanya menjadi sedikit pahit. Tapi jangan khawatir, mereka menyediakan madu untuk para pecinta rasa manis.

Masalah harga, kedai Gelato yang satu ini sangat bersahabat. Satu scoop gelato cukup seharga 18 ribu Rupiah, 2 scoop seharga 28 ribu Rupiah, sementara porsi besar 3 scoop seharga 38 ribu Rupiah. Setiap porsinya memiliki gratis topping Gelato yang bisa dipilih sendiri.

Kedai mungil yang buka setiap harinya dari jam 10 pagi hingga jam 9 malam ini memiliki area duduk yang nyaman di bagian sebelah kanan kedai. Terdapat beberapa bangku dan juga ayunan nyaman untuk bersantai. Infused water juga tersedia di pojok ruangan kedai. Tidak salah jika kedai ini juga bisa menjadi tempat alternatif untuk menghabiskan waktu dengan orang-orang tersayang, baik keluarga, sahabat, atau pun pasangan.












 

Nama Kedai: Nora Gelato
Alamat: Jl. Johar No.5A, RT.5/RW.3, Gondangdia, Menteng, Jakpus, RT.5/RW.3, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350
Instagram: @noragelato
Maps:


 

RedBox, Aroma Sulawesi Utara Di Barat Jakarta



Dengan panjang bentang garis pantai yang mencapai lebih dari 99.000 kilometer, tidak heran jika Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya dengan berbagai keanekaragaman, mulai dari suku bangsa, flora, fauna dan juga keanekaragaman jenis makanan.

Manado, kota yang terletak di ujung pulau Sulawesi merupakan salah satu daerah yang mahsyur dengan kelezatan makanannya. Masakan khas kota yang memiliki julukan Maldives Van Celebes ini merupakan makanan yang menjadi favorit banyak orang, termasuk bintang Tanah Air, Agnes Monica. Berbekal kecintaannya terhadap makanan Manado, Agnes Monica dan keluarga pun memutuskan untuk membuka satu restoran khas masakan Manado yang diberi nama Red Box.

Restoran yang berlokasi di daerah Jakarta Barat ini menempati satu bangunan yang cukup luas dengan kombinasi warna merha, hitam, dan abu-abu. Kedai ini menyediakan dua ruangan yaitu ruang terbuka dan ruang tertutup. Dengan konsep komunal area, Red Box sangat cocok untuk menjadi tempat berkumpul keluarga, teman, atau rekan kerja.

Mie Pidis Goreng

Kolaborasi Dengan Chef Agus Sasirangan
Berbeda dengan restoran makanan Manado pada umumnya, RedBox berinovasi dengan tidak hanya menghidangkan makanan yang asli dan khas dari Manado seperti Ayam Woku, Ikan Bakar Rica0Rica, Sop Brenebon, Bubur Manado, dan Garo Bunga Pepaya namun restoran ini juga menghadirkan nuansa masakan Manado modern di dalamnya. Berkolaborasi dengan Chef Agus Sasirangan, RedBox pun menghidangkan menu baru seperti Mi Pidis Manado, dan Ikan Woku Bumbu Telur Asin.
 
Berbicara makanan Manado berarti kita juga berbicara mengenai sensasi rasa pedas yang dimiliki oleh mayoritas masakan khas Kota Tinutuan ini. Tidaklah heran jika RedBox juga menghadirkan berbagai jenis sambal yang bisa dipilih sebagai pelengkap untuk menikmati hidangan. Sambal yang mereka hidangkan adalah Sambal Roa, Sambal Goreng, dan Sambal Dabu Iris dengan tingkat kepedasan yang bisa dipesan mulai dari level 1 - level 3.
Bagi para penikmat kue basah, RedBox juga hadir dengan berbagai pilihan kue basah seperti Lemper/ Lalampa, Apang Coe Manado, Kue Berlapis Kenari, Panada, Kue Biapong, dan Pisang Goroho. Sementara untuk menu minuman, RedBox hadir dengan berbagai macam minuman ringan segar dan the most famous Es Kacang Merah Manado tentunya.

Urusan harga jangan khawatir, harga yang ditawarkan oleh kedai ini cukup bersahabat dengan kantung, mulai dari 8.000 - 50.000 Rupiah untuk makanan. Sementara untuk minuman harganya berkisar antara 2.000 - 27.000 Rupiah.

RedBox by BOX Inc.

Gerai RedBox

Daftar Menu

Ikan Woku Bumbu Telur Asin - 50k

Mi Pidis Rebus - 45k

Bubur Manado - 25k

Ayam Rica-Rica - 8k/Pcs, 25k/Porsi

Apang Coe Manado - 15k

Es Kacang Merah - 18k

Nama Restoran: RedBox Manadonese Food by BOX Inc.
Alamat: Jalan Puri Kembangan, No. 10 A-B, Jakarta Barat
Instagram: @redbox_inc
Maps:


Baca Juga:

Logo ini merupakan pekerjaan terbaru saya di bidang desain grafis. Logo yang menjadi identitas dari Tourist Information Center Indonesia dan merupakan satu logo utama yang akan dipakai secara menyeluruh di seluruh TIC Indonesia kemudian hari. 


Logo ini terdiri dari dua kombinasi warna yaitu gradasi dari warna Magenta dan Jingga yang terinspirasi dari warna milik logo Wonderful Indonesia. Jingga mewakilkan keterbukaan, semangat pembaruan dan juga keterbukaan, sementara Magenta adalah simbol keseimbangan, akal sehat, dan sifat praktis.

Website TIC Indonesia

Website TIC Indonesia

Semangat di balik kedua warna ini cocok dengan semangat di dunia pariwisata, karena di sana selalu ada semangat untuk berinovasi, terus berkembang, dan menciptakan berbagai hal yang baru.  Juga semangat untuk terus memperbaharui hal, membuat sesuatu yang terbilang lama menjadi terlihat lebih segar dan juga menarik. Semua semangat tersebut membutuhkan keseimbangan antara aksi dan juga pemikiran.

TIC Indonesia sendiri hadir untuk memenuhi kebutuhan akan informasi mengenai berbagai kegiatan Indonesia terkait dengan pariwisata dan juga bisnis. Pilot project TIC Indonesia sudah berdiri di Bandara Internasional Soekarno Hatta Termonal 3 Domestik dan Internasional. Menyusul akan berdiri di seluruh bandara internasional di Tanah Air.

Oleh karenanya bisa terlibat dan berkarya dengan skala nasional membuat saya bangga sekaligus berharap semoga ke depannya saya bisa menjadi lebih baik di bidang yang saya tidak sengaja jatuh cinta ini. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang TIC Indonesia, bisa di klik melalui link berikut www.ticindonesia.id.


Baca Juga:
APEC 2013 Indonesia for Jakarta Post 
 

Coffee Toffee Transyogi
Tempat Nongkrong Baru Orang Cibubur (Dan Sekitarnya)


Kedai Kopi Asli Indonesia
Coffee Toffee, nama kedai kopi yang satu ini pastinya tidak asing lagi di kalangan para pecinta kopi tanah air. Namun mungkin belum banyak yang tahu bahwa kedai kopi yang namanya memiliki arti kopi dan cokelat ini merupakan rantai kedai kopi asli Tanah Air yang berdiri sejak tanggal 11 November 2006 di Surabaya oleh Odi Anindito. Sesuai dengan kampanye mereka yaitu YES I Drink Indonesian Coffee, kedai kopi ini memang hanya menjual 100% biji kopi asli Indonesia. Mulai dari Gayo Sumatera, Bali Kintamani, Flores Bajawa, Mocha Java, Lintong Sumatera, Sulawesi Toraja, dan yang terbaru adalah Mount Malabar, biji kopi asli Jawa Barat yang berasal dari kaki Gunung Malabar.

Gerai kopi yang memiliki misi untuk memperkenalkan biji kopi asli Tanah Air yang berkualitas dengan harga yang terjangkau kepada masyarakat luas ini belum lama telah membuka gerai ke 161 nya di bilangan Depok, Jawa Barat yang berlokasi di Jl. Alternatif Cibubur Km3, Harjamukti Depok Jawa Barat. Beberapa waktu saya diundang oleh salah seorang teman saya Samuel yang juga seorang food blogger untuk datang di acara grand launching gerai tersebut.

Nyaman Untuk Istirahat Atau Bekerja
Coffee Toffee Transyogi, kedai kopi terbaru milik PT. Coffee Tofee Indonesia ini menempati bangunan bertingkat satu yang didominasi dengan warna hitam, cokelat kayu dan kuning baik di bagian luara ataupun dalam kedai. Kedai yang mampu menampung hingga sekitar 80 orang ini memiliki dua area yaitu indoor dan semi outdoor yang diperuntukkan bagi  para penikmat kopi dan kretek (filter juga boleh kok).

Yang disajikan oleh mereka juga bukan hanya sekadar line espresso seperti americano, cappucinno, caffe latte, caramel latte nusantara, namun juga berbagai jenis frappe dan smoothies. Para penggemar teh, jangan khawatir Coffee Toffee juga menyajikan teh untuk para pelanggannya.

Jika Anda merasa lapar atau ingin memuaskan hasrat hati untuk mengunyah makanan, Coffee Toffee juga menyediakan berbagai jenis makanan dan camilan seperti Mozzarella Cheese Stick, Chicken Samosa, atau Bitter Ballen. Penggemar makanan manis, bisa mencoba menu Pancake atau Pisang Goreng Karamel. Untuk makanan besar, mereka menghidangkan mulai dari pasta, hamburger, Chicken Cordon Blue, Chicken Schnitzel, Spring Roll, dan masih banyak menu makanan pilihan lainnya.

Coffee Toffe Cabang Transyogi berada tidak jauh dari pintu keluar gerbang tol Cibubur, salah satu jalur paling pada di area Cibubur. Berada tidak jauh dengan salah satu gerai supermarket dan juga restoran fast food, kedai kopi ini bisa menjadi pilihan untuk melepaskan lelah dari kemacetan atau sekadar bersantai setelah penat dengan urusan kantor seharian. Lokasi kedai ini juga terbilang strategis untuk berkumpul bersama dengan teman-teman, meeting dengan klien atau untuk bekerja mengingat kedai Coffee Toffee juga menyediakan sambungan wi fi yang lumayan kencang.

Gerai Coffee Toffe Transyogi buka dari hari Minggu - Kamis dari pukul 11 pagi hingga 1 malam, sementara hari Jumat dan Sabtu gerai buka dari pukul 11 pagi hingga pukul 2 malam. Kegiatan seperti gathering, reunian, atau arisan juga bisa dilakukan di sini dengan melalukan pemesanan tempat melalui nomor 081315261822. 

Seduh Kopi Manual Ala Coffee Toffee
Dalam kesempatan grand launching Coffee Toffee Transyogi bersama Pergikuliner.com beberapa waktu yang lalu juga diadakan acara Cofee Toffee Experience with Coffee Expert, dimana barista silver dari Coffee Toffee mengajarkan kepada para media dan blogger yang datang cara untuk menyeduh kopi secara manual yang baik dengan menggunakan metode V60.

Menurut mas Barista suhu air ideal untuk menyeduh kopi adalah 90 derajat celsius, yaitu sekitar 2 menit setelah air mendidih di angkat dari atas api dengan takaran 24 gram bubuk kopi (sekitar 2 sendok makan) dan 240 ml air. Menggunakan V60 berarti kita membutuhkan kertas filter untuk kopi untuk diletakkan di atas V60.

Setelah air sudah memiliki suhu yang pas maka hal yang pertama kali harus dilakukan adalah mencuci kertas filter kopi dengan cara  menyiramkan air di atas kertas filter kopi, setelah itu buang air cucian kertas. Masukan 2 sdm kopi bubu ke dalam gelas V60 lalu tuangkan air dengan cara memutar di atasnya. Jangan langsung dituangkan semua, cukup dituang sedikit saja sampai bubuk kopi terendam, lalu diamkan beberapa saat. Proses ini disebut sebagai proses blooming awal untuk melepaskan karbon dioksida dari bubuk kopi. Setelah itu baru tuangkan sisa air hingga habis dengan cara memutar. Ingat, untuk menuangkan air dengan memutar secara konsisten jangan asal-asalan, karena hal ini juga akan mempengaruhi rasa kopi. Jika sudah tunggu hingga air turun dan tersisa sedikit di atas bubuk kopi. Angkat segera, jangan biarkan air mengering dari filter, hal ini dilakukan untuk menghindari proses ekstraksi kopi yang berlebihan.

Jika sudah tinggal diolah sesuai selera, bisa ditambahkan es batu, atau dituang langsung ke dalam sus yang sudah diberi es batu. Jika ingin menggunakan susu hangat, panaskan susu hingga suhu 80 derajat celsius, jangan lebih. Cukup mudah bukan. Happy Brewing!


Grand Opening Coffee Toffee Transyogi

























Nama Kedai Kopi: Coffee Toffee Transyogi
Alamat: Jl. Alternatif Cibubur Km 03, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16454, Indonesia
Website: www.coffeetoffee.co.id  
IG: @coffeetofeetransyogi
Maps:
Baca Juga: